SELAMAT DATANG ENSIKLOPEDI TOKOH INDONESIA
Search     A   B     D     F       I       L     N   O   P   Q   R   S     U     W     Y   Z
BERITA
:: Beranda :: Berita :: Profesi :: Politisi :: Pejabat :: Pengusaha :: Pemuka :: Selebriti :: Aneka ::
C © updated 211202
BERITA SINGKAT
INDEX BERITA   

garis

:::::: Berita garis

:::::: Wawancara garis
:::::: Opini
garis
:::::: Editorial
garis
:::::: Resensi
garis
:::::: Leadership
garis
:::::: Selamat HUT
garis
:::::: Pernikahan
garis
:::::: In Memoriam
garis
:::::: Sebelumnya
garis
:::::: Redaksi
garis

 
garis
garis

 

Laksamana Sukardi

Somasi Amien Rais

Jakarta 21/12/02: Menneg BUMN Laksamana Sukardi, melalui tim penasihat hukumnya, Sabtu (21/12), menyomasi Ketua MPR Amien Rais atas sejumlah pernyataannya, di antaranya menyangkut privatisasi BUMN dan kebijakan pemberian jaminan pembebasan dari proses dan tuntutan hukum (release and discharge atau R&D) bagi para obligor. Menurut Amir Syamsuddin, salah seorang Tim Penasehat Hukum Laksamana, jika dalam waktu tiga hari sejak somasi tersebut diterima, Amien Rais tidak bisa membuktikan ucapannya, maka mereka akan mengajukan upaya hukum.

Beberapa pernyataan Amien Rais dianggap bukan saja merupakan "penyerangan" terhadap Menneg BUMN, tetapi juga sebagai upaya sistematis untuk mendiskreditkan, mendelegitimasikan, dan melakukan pembunuhan karakter (character assassination). Tim Penasihat Hukum Menneg BUMN Laksamana Sukardi yang terdiri dari Amir Syamsuddin, Juniver Girsang, Didi Irawadi Syamsuddin, Poltak Hutadjulu, Nurhasyim Ilyas, Fadjar Marpaung, dan Yosef Badeoda dalam keterangan pers, Sabtu, di Jakarta, menilai Amien Rais sengaja melakukan perbuatan atau tindak pidana penghinaan atau penistaan terhadap Laksamana Sukardi selaku pribadi, maupun selaku Menneg BUMN.

Pernyataan Amien Rais yang dipersoalkan itu di antaranya seperti dimuat oleh majalah Forum Keadilan, edisi No 33, tanggal 1 Desember 2002. Wartawan majalah itu bertanya, "Menurut Anda siapa otak kebijakan R&D itu?" Jawaban Amien, "Saya tidak usah sebut nama. Tapi, saya melihat di Kabinet Gotong Royong ini, ada seorang menteri yang amat berbahaya. Sejak lama saya sudah mencurigai orang ini sebenarnya adalah agen asing. Saya meragukan apakah ada sedikit rasa nasionalisme, rasa cinta bangsa pada dirinya."

"Ia telah melakukan kejahatan terhadap bangsa. Karena begitu bangun pagi, begitu juga ketika mau menutup mata untuk tidur, pikirannya hanya satu, apalagi aset negara yang akan dijual kepada perusahaan-perusahaan public company, terutama milik asing. Oknum ini memang tidak bisa lepas dari rasa keadilan. Mungkin oknum ini lupa bahwa kekuasaan itu hanya sementara. Padahal, secara hukum alam, kekuasaan manusia itu akan berganti. Oknum ini sudah mabuk kepayang. Mengacak-acak aset negara dengan segala keangkuhannya dan melecehkan nurani bangsa ini. Orang ini betul-betul berbahaya."

Padahal, menurut Tim Penasehat Hukum, Laksamana tidak melakukan perbuatan yang dituduhkan oleh Amien Rais, melainkan justru semata-mata melaksanakan kewajibannya selaku Menneg BUMN dalam melakukan Program Restrukturisasi dan Privatisasi BUMN, yang mengacu pada sejumlah ketentuan, seperti Ketetapan MPR dan Undang-Undang.

Sementara itu, tiga anggota Fraksi Reroemasi telah mengadukan laksamana ke polisi sehubungan dengan divestasi PT Indosat. *e-ti
 

Yushril

Bob Hasan Berhak Dapat Perawatan

Jakarta 20/12/02: Menteri Kehakimam Yushril Izha Mahendra mengatakan, dalam peraturan lembaga pemasyarakatan seorang Napi wajib dirawat kesehatannya. Sehubungan dengan itu, Yusril kepada wartawan di Istana Negara, Jumat 20/12, mengatakan, sebagai narapidana, Bob Hasan mempunyai hak untuk mendapatkan perawatan kesehatan baik di dalam maupun di luar lembaga pemasyarakatan. Ia membantah kabar bahwa Bob Hasan sering meninggalkan LP Nusakambangan dan berkeliaran di Jakarta. e-ti

Hanny Melon

Ditarget Emas Di Sea Games 2003

Salatiga 20/12/02: Hanny Melon, yang kini menjadi `anak angkat` isteri Menhan Matori Abduljalil, ditarget dapat menyumbangkan setidaknya satu medali emas dari tiga nomor spesialisnya, yaitu lari 5.000 meter, 10.000 meter dan marathon di Sea Games 2003 Hanoi, Vietnam. ant

Sidang Kasus Bom Bali

Diusulkan di Stadion Sepakbola
Denpasar 20/12/02: Sidang terhadap para tersangka kasus pengeboman di Jalan Legian, Kuta, akan diusulkan diselenggarakan di stadion sepakbola. Usul itu dikemukakan Kepala Kejaksaan Tinggi Bali, I Ketut Yona, agar sebanyak mungkin masyarakat dapat menyaksikannya. e-ti

  BREAKING NEWS

Fraksi Reformasi

Adukan Menneg BUMN ke Polisi

Jakarta 20/12/02: Pertama kali terjadi. Menteri Negara Badan Usaha Milik Negara Laksamana Sukardi diadukan tiga anggota Fraksi Reformasi DPR ke Markas Besar Polri, Jakarta Selatan, Jumat (20/12), dengan tuduhan membohongi publik dalam proses tender penjualan saham milik pemerintah di Indosat sebesar 41,94 persen.

Ketiga anggota Fraksi Reformasi itu, Amri Husni Siregar, Rosyid Hidayat, dan Rahmat Sulaiman tiba di Mabes Polri sekitar pukul 15.00 WIB. Laporan anggota F-Reformasi ini, konon didukung sejumlah anggota Fraksi Persatuan Pembangunan dan F-Partai Golongan Karya. Mereka mencurigai ada praktik KKN dalam divestasi Indosat yang dimenangkan PT Singapore Technologies Telemedia (STT).

Sehubungan dengan pengaduan itu, Meneg BUMN Laksamana Sukardi mengatakan siap diperiksa polisi. Sebab, menurutnya, secara hukum tidak ada yang salah dari proses tender divestasi 41,94 persen saham Indosat yang dimenangkan Singapore Technologies Telemedia (STT). e-ti

 

Copyright © 2002 Ensiklopedi Tokoh Indonesia. All right reserved. Design and Maintenance by Esero