ENSIKLOPEDI TOKOH INDONESIA
Search     A   B     D     F       I       L     N   O   P   Q   R   S     U     W     Y   Z
WAWANCARA
:: Beranda :: Berita :: Profesi :: Politisi :: Pejabat :: Pengusaha :: Pemuka :: Selebriti :: Aneka ::
2002
INDEX BERITA   

garis

:::::: Berita garis

:::::: Wawancara garis
:::::: Opini
garis
:::::: Editorial
garis
:::::: Resensi
garis
:::::: Leadership
garis
:::::: Selamat HUT
garis
:::::: Pernikahan
garis
:::::: In Memoriam
garis
:::::: Sebelumnya
garis
:::::: Redaksi
garis

 
 ► POLING
garis
garis

 

Wawancara Ir. Hatta Rajasa

Kepentingan Bangsa dan Partai

Untuk dapat membedakan antara seorang negarawan dengan seorang politisi dapat dilihat dari kemampuannya membedakan kapan ia harus berbicara atas kepentingan bangsa atau kepentingan partai. Demikian Menristek Hatta Rajasa yang juga menjabat Sekjen DPP Partai Amanat Nasional dalam wawancara dengan Wartawan Tokoh Indonesia, Rabu 04/12/02. Simak petikannya.

 

Matori Abdul Djalil

Terorisme, Musuh Islam dan Demokrasi

Sesungguhnya terorisme bukan saja musuh bagi demokrasi, tapi juga musuh bagi Islam. Islam tidak membenarkan terorisme. Sebagai seorang muslim dan Menteri Pertahanan, Matori Abdul Jalil menegaskan bahwa antiterorisme tidak sama dengan anti-Islam. Terorisme adalah musuh Islam dan musuh demokrasi.

Bagir Manan:

Perkara Korupsi Harus Didahulukan

Bukan berarti apriori menginginkan orang dijatuhi hukuman seberat-beratnya. Pelakunya harus dibui. Itu tergantung pembuktiannya. Tapi, rasa keadilan masyarakat jangan ternodai.
Bisakah kita berharap hukum akan segera ditegakkan di negeri ini? Sayang, masih banyak yang menyangsikan. Betapa tidak? Mahkamah Agung (MA) saja, sebagai benteng terakhir keadilan yang kini sudah diisi hakim-hakim agung nonkarier, dinilai belum mampu memberikan putusan yang pasti dan memenuhi rasa keadilan masyarakat.

 

Satrio Billy Joedono

Bunyi Alarm Tiada Henti

Sejak menjabat Ketua Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), Oktober 1998, Billy --demikian panggilan Satrio B. Joedono-- kerap bersuara keras. Berbagai praktek penyimpangan anggaran belanja negara dibeberkan secara terbuka, blak-blakan, oleh mantan Menteri Perdagangan (1993-1995) itu kepada DPR dan pers. Bahkan, laporan perjalanan pejabat tinggi, termasuk presiden, diungkapkan lembaga yang dipimpinnya.

 

Butet Kertaradjasa

Berpotensi Mati Muda

Inilah Butet Kertaradjasa, salah satu seniman paling "rasional" yang dimiliki Jogja. Silahkan, katanya, jika orang mau menilainya sebagai seniman yang kompromistis. Karenanya, ia setengah mengutuk para seniman yang menjadikan seni sebagai legitimasi untuk abai terhadap keluarga. Seniman jenis ini, katanya, tak lebih dari egoisitis berlebihan yang mengharap semua orang memahami dirinya, sementara dirinya tak mau memahami orang lain, termasuk keluarganya.

 

Aberson Marle Sihaloho

PDI Perjuangan Telah Teledor

Kontroversi mewarnai amandemen konstitusi. Tak terkecuali di tubuh PDI Perjuangan. Pro kontra menyeruak: satu kelompok mendesak jalan terus amandemen tahap keempat, kelompok lain di PDIP menolak. Yang mengemuka soal pemilihan presiden langsung, kendati itu sudah disetujui pada amandemen tahap ketiga di Sidang Tahunan MPR tahun 2001.

  Wawancara
:: Hatta Rajasa

:: Matori Abdul Djalil

:: Bagir Manan

:: Ali Sadikin

:: Satrio Billy Joedono

:: Butet Kertaradjasa

:: Aberson Sihaloho

 

  

Mantan Gubernur DKI

Ali Sadikin Merasa Dikhianati

Dia berhasil sebagai pemimpin justru karena pembawaannya yang keras. Tiga puluh enam tahun silam, Presiden Sukarno mengangkat Ali Sadikin sebagai Gubernur
Jakarta lantaran dia dianggap kopig alias keras kepala.

 

 

Copyright © 2002 Ensiklopedi Tokoh Indonesia. All right reserved. Design and Maintenance by Esero