| |
C © updated 26102006 |
|
|
|
|
|
|
|
| |
 |
|
| |
► e-ti/wilson |
|
| |
Nama:
Bismar Siregar
Lahir:
Sipirok, Sumatera Utara, 15 September 1928
Agama:
Islam
Karir:
-Ketua Pengadilan Negeri Jakarta Utara/Timur (1971-1980)
-Ketua Pengadilan Tinggi Jawa Barat, Bandung (1981-1982)
-Ketua Pengadilan Tinggi Sumatera Utara, Medan (1982-1984)
-Hakim Agung di Mahkamah Agung RI (1984 - 2000)
Alamat Rumah:
Jalan Cilandak I No 25 A, Jakarta 12430 Telp: 7657416
|
|
| |
|
|
|
|
| BIOGRAFI |
|
|
 |
BIOGRAFI:
01
02
03
04 = WAWANCARA:
01
02 =
DEPTHNEWS: 01
02
03 =
Bismar Siregar (04)
Isteri Teman Diskusi
Bismar menikahi Yunainen F. Damanik tahun 1957. Mereka
bertemu selagi Yunainen menjadi siswi Sekolah Guru
Kepandaian Putri (SGKP) di Jakarta. Padahal karakter mereka bertolak
belakang. Bismar pendiam, sedangkan isterinya periang. Tapi di situlah
dia menemukan hikmahnya. Ada dinamika yang menarik saat mencari
persamaan.
Pasangan tersebut dikaruniai 7 putra dan 14 cucu. Setelah pensiun
sebagai hakim agung, Bismar tetap bersikukuh untuk terus berkarya. Di
samping kegiatan menulis, Bismar juga aktif mengajar. Dia menjadi Dekan
Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Jakarta dan dosen di Universitas
Pancasila. Bismar anggota BANI (Badan Arbitrase Nasional Indonesia). Dia
juga aktif di ICMI sebagai Asisten Ketua Umum untuk Koordinator Wilayah
Sumatera.
Kalau ada orang yang mengatakan bahwa istri jangan turut campur dalam
urusan dinas, Bismar malah berbuat sebaliknya. Sebab peran istri sebagai
pendamping suami mampu memberikan masukan yang berharga buat urusan
dinas. Bismar selalu mendiskusikan dengan istrinya kalau hendak
mengerjakan sesuatu, termasuk di dalam menjatuhkan putusan pengadilan.
Mengapa demikian? Sifat laki-laki lebih rasional, sedangkan sifat
perempuan lebih emosional. Di situlah terciptanya keseimbangan, sehingga
keputusan yang diambil bisa lebih bijaksana. “Tapi, bukan berarti saya
dikendalikan oleh istri,” kata Bismar.
Bismar adalah tipe pria yang sangat setia pada istri dan anak-anaknya,
meski pernah menjadi pejabat tinggi. Setiap digoda oleh wanita, Bismar
membayangkan wajah istrinya yang sudah mulai keriput, dan rambutnya yang
memutih. Pada keriput waja dan pada putih rambut istrinya, Bismar
melihat rahmat Ilahi. Mereka pun sukses membina hidup rumah tangga yang
langgeng dan bahagia. r mti ►mti/sh-crs-ar
*** TokohIndonesia DotCom (Ensiklopedi Tokoh Indonesia)
|
|