A B C D E F G H I J K L M N O P Q R S T U V W X Y Z
:: Beranda :: Berita :: Profesi :: Politisi :: Pejabat :: Pengusaha :: Pemuka :: Selebriti :: Aneka ::
  H O M E
 ► Home
 ► Biografi
 ► Versi Majalah
 ► Berita
 ► Galeri
  P E J A B A T
 ► Pejabat
 ► Presiden
 ► MA
 ► Bepeka
 ► MK
 ► Kabinet
 ► Departemen
 ► Badan-Lembaga
 ► Mabes TNI
 ► Mabes Polri
 ► Pemda
 ► BUMN
 ► Purnabakti
 ► Asosiasi
 ► Majalah TI
 ► Nusantara
 ► Search
 ► Poling Tokoh
 ► Selamat HUT
 ► Pernikahan
 ► In Memoriam
 ► Redaksi
 ► Buku Tamu
 

 
  C © updated 17062006  
   
  ► e-ti  
  Nama:
Bismar Siregar
Lahir:
Sipirok, Sumatera Utara, 15 September 1928
Agama:
Islam
Isteri:
Yunainen F. Damanik
Anak:
Tujuh orang
Cucu:
11 orang (Juni 2006)
Ayah:
Aminuddin Raja Baringin Siregar
Ibu:
Siti Fatimah

Pendidikan:
-HIS, Sipirok (tidak selesai)
-SMP, Sipirok (tidak selesai 1942)
-SMA, Bandung (1952)
-FH UI, Jakarta (1956)
-National College of the State Judiciary, Reno, AS (1973)
-American Academy of Judicial Education, Tescaloosa, AS (1973)
-Academy of American and International Law, Dallas, AS (1980)

Karir:
-Jaksa di Kejari Palembang (1957-1959)
-Jaksa di Kejari Makassar/Ambon (1959-1961)
-Hakim di Pengadilan Negeri Pangkalpinang (1961-1962)
-Hakim di Pengadilan Negeri Pontianak (1962-1968)
-Panitera Mahkamah Agung RI (1969-1971)
-Ketua Pengadilan Negeri Jakarta Utara/Timur (1971-1980)
-Ketua Pengadilan Tinggi Jawa Barat, Bandung (1981-1982)
-Ketua Pengadilan Tinggi Sumatera Utara, Medan (1982-1984)
-Hakim Agung di Mahkamah Agung RI (1984 - 2000)

Alamat Rumah:
Jalan Cilandak I No 25 A, Jakarta 12430 Telp: 7657416

 
 
     
 
MAJALAH TI - 33

 

BIOGRAFI:  01  02  03  04  =  WAWANCARA:  01  02   =  DEPTHNEWS:  01  02  03  =

OPINI:  01  02  =

Majalah TokohIndonesia 39

Siapa Capres 2009

KAPUR SIRIH: Mencari Pemimpin BERITA UTAMA: Siapa Capres 2009? Indonesia Butuh Strong Leadership = Peluang Duet Unik SBY-JK = Duel SBY-JK dan Pembelotan Menteri = Megawati Lebih Siap = Sri Sultan HB X, Capres atau Cawapres = PKS: Hidayat atau Tifatul = Peluang Terakhir Wiranto = Sutiyoso, Tiket PenumpangWAWANCARA: Kita (SBY-JK) Saling Mengisi (Wawancara Eksklusif Wapres Drs. M Jusuf Kalla)PRESTASI: Dada Rosada: Teladan, Kunci Kepemimpinan  = Baharudin H.Lisa, Keberuntungan BaselTOKOH UTAMA: Dr. Aulia Sani, Spesialis Jantung yang BersahajaGAYA HIDUP: Nikmati Hidup dengan Teh = Sehat Berkat Minum TehAPRESIASI: Bismar Siregar, Seni itu IbadahTOKOH MANCANEGARA: OBAMA Mengukir Sejarah Amerika = Mari Alkatiri PM Pertama Timor Leste = WAWANCARA MARI ALKATIRI: Pemilu Dipercepat 2009 Fretilin Yakin MenangPOLITISI: Nidalia Djohansyah, Perempuan Lebih Peka dan Responsif

 

TOKOH UTAMA:

Bismar Siregar (01)

Cermin Kebeningan Nurani Hakim

Ibarat kaca, mantan hakim agung Bismar Siregar SH, menjadi cermin kebeningan hati nurani bagi para hakim. Mantan Ketua Pengadilan Tinggi Sumatra Utara (1984), ini selalu mengandalkan hati nurani setiap kali mengambil keputusan. Sebab baginya, hati nurani tidak bisa diajak berbohong. Dia merasa sangat bersyukur dan bahagia sekali tidak masuk lingkaran hakim yang bisa disuap atau dibeli. Karena itu Bismar Siregar, satu pendekar hukum langka yang berani melawan arus demi tegaknya keadilan. Baginya, undang-undang, hukum dan kepastian hukum, hanya sarana untuk mencapai keadilan. .............................. 6

 

Bismar Siregar (02)

Pendekar Hukum Jalan Lurus

Selama bergelut di dunia hukum, cap hakim kontroversial selalu dialamatkan kepada Bismar, karena selalu tampil berbeda di garda terdepan jalan lurus untuk memperjuangkan tegaknya keadilan. Sikapnya yang tak mau kompromi di dalam menegakkan keadilan acapkali mendapat reaksi keras dari kalangan praktisi hukum. Bismar memegang prinsip: “Keadilan nilainya jauh lebih tinggi daripada hukum. Hukum hanyalah sarana untuk menegakkan keadilan. .................. 8

 

Bismar Siregar (03)

Hakim, Anak Petani

Bismar mensyukuri perjalanan hidup, tidak tamat SD dan SMP, tetapi menyandang gelar yang cukup bergengsi di bidang hukum. Dia besar di kalangan keluarga miskin, tetapi bisa menduduki posisi cukup tinggi di bidang hukum. Dia anak desa dan lama hidup di desa, tetapi bisa melanglang buana. Bismar bahagia sebagai muslim dan orang Batak, karena menyandang marga Siregar. Bismar bahagia karena pernah menjadi hakim. ............................................. 10

 

Bismar Siregar (04)

Isteri Teman Diskusi

Bismar menikahi Yunainen F. Damanik tahun 1957. Mereka
bertemu selagi Yunainen menjadi siswi Sekolah Guru
Kepandaian Putri (SGKP) di Jakarta. Padahal karakter mereka bertolak belakang. Bismar pendiam, sedangkan isterinya periang. Tapi di situlah dia menemukan hikmahnya. Ada dinamika yang menarik saat mencari persamaan. .............. 12


WAWANCARA:

Bismar Siregar (Wawancara 01)

Cucuran Darah dan Air Mata Pencari Keadilan

Bismar Siregar, SH mengistilahkan bukan lagi air mata yang bercucuran, darah telah berceceran dari pencari keadilan. “Tapi ternyata pejabat pengadilan tidak peduli yang demikian itu,” keluhnya. Dia merasa bahagia tidak termasuk dalam lingkaran hakim-hakim yang bertanya: Mana lembaran Soedirman, mana lembaran Soeharto? ......................... 13


Bismar Siregar (Wawancara 02)

Adili Pak Harto, Haram Hukumnya

Mantan hakim agung Bismar Siregar, SH, yang dikenal publik sebagai seorang hakim berintegritas tinggi dan memiliki kepekaan dan kebeningan hati nurani dalam setiap kali memutuskan perkara, mengatakan bahwa mengadili Pak Harto sama dengan melakukan penganiayaan, haram hukumnya. ....................................................... 18

 

 

 

         

Bismar Siregar (Depthnews 01)

Surat Bismar ke Pak Harto

Dalam sepucuk surat panjang yang ditulisnya untuk Pak Harto (14/5) yang sedang dirawat di RSP Pertamina, Bismar menumpahkan perasaan empatinya kepada bekas presiden 32 tahun itu. Bismar menyatakan ikut merasakan apa yang dirasakan oleh Pak Harto dan keluarga besarnya. ........................ 23

 

Bismar Siregar (Depthnews 02)

Pak Harto Pernah Berjasa

Tegakkanlah Keadilan Tanpa Kebencian! Hai orang yang beriman! Tegakkanlah keadilan sebagai saksi karena Allah. Dan janganlah kebencian orang mendorong kamu berlaku tidak adil. Berlaku adil, itu lebih dekat kepada taqwa. Bertaqwalah kepada Allah. Sungguh. Allah tahu benar apa yang kamu lakukan (QS. AI-Maidah 5:8) .............................. 24

 

Bismar Siregar (Depthnews 03)

Kita Juga Ikut Bersalah

MTI 33 DEPTHNEWS: Pak Harto dihujat di mana-mana. Seakan dialah satu-satunya orang yang harus bertanggung jawab atas semua kejadian yang menimpa bangsa ini. Bismar menyatakan tidak senang Pak Harto masuk penjara. ............................ 28

 

OPINI: Bismar Siregar

Korupsi Hati Nurani

Korupsi hati nurani ! Teringat kembali pernah menulis di tahun 90 an bagaimana cara memberantas korupsi. Tulisan itu berjudul Memberantas Korupsi dengan Hati Nurani. Benar, apa yang dilukiskan Sjamsoe'oed Sadjad tentang Korupsi Waktu, korupsi apapun bentuk dan wujudnya, tiada lain berawal dari korupsi HATI NURANI.

 
      KAPUR SIRIH:

Nurani Penegak Keadilan ............................ 4
 

SURAT & KOMENTAR:

Kampanye Pilkada dan UUD............... 4

TOKOH TELADAN:
Baharuddin Lopa dan Hoegeng Imam Santoso. ...................................................... 5
 

HM Soeharto

Perwira Handal Ahli Strategi

Mantan Presiden Soeharto sudah melewati usia 85 tahun. Senyumnya masih mengembang pada wajahnya yang mulai tampak keriput. Kejaksaan Agung sudah menghentikan penuntutan atas perkaranya. Pak Harto termasuk di antara tokoh pejuang TNI yang menerima anugerah Bintang Sakti Maha Wira Ibu Pertiwi. ... 28

IN HEADNEWS:
H Probosutedjo

Yakin PK-nya Dikabulkan MA

Mahkamah Agung tidak meneliti Memori Kasasi yang diajukan tim pengacara, yang menjelaskan masalah kredit. Semestinya masalah perdata, bukan pidana. Berada di dalam lembaga pemasyarakatan tidak menghentikan semangat dan dedikasi pengusaha Probosutedjo terhadap masyarakat dan lingkungan sekitarnya.

........ 30

 

H Probosutedjo

Laboratorium Pertanian Sukamiskin

Bagi pengusaha H Probosutedjo, adik kandung satu ibu mantan Presiden Soeharto, Lembaga Pemasyarakatan (LP) Sukamiskin, menjadi Ladang Pengabdian (LP) dan Laboratorium Pertanian (LP).

 ............................... 32