A B C D E F G H I J K L M N O P Q R S T U V W X Y Z
:: Beranda :: Berita :: Profesi :: Politisi :: Pejabat :: Pengusaha :: Pemuka :: Selebriti :: Aneka ::
  H O M E
 ► Home
 ► Biografi
 ► Versi Majalah
 ► Berita
 ► Galeri
  P E J A B A T
 ► Pejabat
 ► Presiden
 ► MA
 ► Bepeka
 ► MK
 ► Kabinet
 ► Departemen
 ► Badan-Lembaga
 ► Mabes TNI
 ► Mabes Polri
 ► Pemda
      ► Jawa Barat
 ► BUMN
 ► Purnabakti
 ► Asosiasi
  B E R A N D A
 ► Search
 ► Poling Tokoh
 ► Selamat HUT
 ► Pernikahan
 ► In Memoriam
 ► Majalah TI
 ► Redaksi
 ► Buku Tamu
 

 
  C © updated 20072006  
   
  ► e-ti/bs  
  BIODATA:
Nama:
Dedi Mulyadi, SH
Jabatan:
- Bupati Purwakarta Periode 2008 – 2003
- Wakil Bupati Purwakarta Periode 2003 – 2008
Lahir:
Subang, 12 April 1971
Agama:
Islam
Pendidikan Terakhir:
Sarjana hukum dari Sekolah Tinggi Hukum Purnawarman, Purwakarta, tahun 1999

Istri:
Anne Ratna Mustika

Alamat Kantor:
Jl. Gandanegara No. 25 Purwakarta 41112, Telp. 0264-200435, Fax. 0264-200064

E-Mail:
wabub@purwakarta.go.id

 
 
     
 
DEDY MULYADI HOME

 

Dedi Mulyadi, SH

Muda dalam Jabatan Tinggi

 

Bupati Purwakarta

 

Usia Dedi Mulyadi, SH masih tergolong muda untuk sebuah jabatan yang cukup tinggi, Bupati Kabupaten Purwakarta. Dia juga orang nomor satu di kepengurusan Partai Golkar Kabupaten Purwakarta. Dedi melangkah ke kursi wakil bupati dari anggota DPRD Purwakarta mewakili partainya. Dia punya prinsip, “berpikir cerdas dan bekerja keras.”


Putra Subang ini lahir 12 April 1971, meraih gelar sarjana hukum dari Sekolah Tinggi Hukum Purnawarman, Purwakarta, tahun 1999. Jadi pada puncak reformasi, dia baru saja menamatkan kuliah. Dedi menempuh sekolah dasar dan SMP swasta di Subang, tetapi melanjutkan ke SMA Negeri Purwadadi, tamat tahun 1990.


Dia menikah dengan Anne Ratna Mustika. Dedi, sosok yang giat di berbagai organisasi sejak muda. Tahun 1994, dia menjabat Ketua Umum HMI Cabang Purwakarta. Kemudian anggota Senat Mahasiswa STH Purnawarman, Purwakarta, pada periode yang sama. Dia pernah menjabat Wakil Ketua DPC Federasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (FSPSI), tahun 1997, Sekretaris PP SPTSK-KSPSI, tahun 1998, Wakil Ketua GM-FKKPI, Ketua Pimpinan Cabang Pemuda Muslim Indonesia, Sekretaris KAHMI Purwakarta (semua tahun 2002), dan Ketua DPD Partai Golkar, tahun 2004 sampai sekarang.
Ayahnya, seorang prajurit TNI, meninggal pada usia muda (28 tahun), sehingga ibunya Karsiti harus berjuang keras untuk menyekolahkannya. Terkadang Dedi harus membantu ibunya menjadi buruh tani di sawah dan ladang para tetangga. Sewaktu duduk di bangku SMP, Dedi harus mengayuh sepeda sejauh 10 kilometer.


Kenangan yang tak pernah dilupakannya, ibunya harus menjual cincin kenangan sunatan Dedi untuk membeli seekor domba untuk diternak. Dia bekerja keras untuk menernak dombanya hingga berkembang menjadi 40 ekor. Ketika menempuh pendidikan di SMA pun dia menyambi jadi tukang ojek sepeda motor dan tukang foto keliling. Sewaktu remaja dia dijuluki si unil dan si lembe karena pintar pidato, ceramah dan bermain drama.


Semula Dedi menjadi tim sukses calon bupati Drs. H. Dedi Mulyadi, Msi. Tetapi dinamika politik yang berkembang memberi peluang kepada Dedi maju sebagai calon wakil bupati untuk mendampingi calon calon bupati, tahun 2003. Ternyata pasangan tersebut memenangkan pemilihan dengan meraih 25 suara. Selaku pembantu bupati, Dedi melihat Purwakarta telah berkembang pesat dan masyarakatnya berkembang dinamis dalam tingkat heteroginitas tinggi.

 

Namun dia melihat sisi lain dari perkembangan tersebut, pemerintah daerah harus mampu mengubah pola hidup masyarakat yang instan menjadi alami. Pendekatan kultur budaya harus dicanangkan sebagai roh pembangunan untuk mendongkrak perekonomian pedesaan. ►mti/bh-sh


*** TokohIndonesia DotCom (Ensiklopedi Tokoh Indonesia)

 

 

 

         

Welcome

This site is currently under construction. Please check back at a later time. 

     

MAJALAH TOKOH INDONESIA 30

TOKOH UTAMA:  01  02  03  04  05  06  07  08  = WAWANCARA = TOKOH PILIHAN:  01  02  = DEPTHNEWS: 01  02  = PERSPEKTIF:  01  02 = PARIWISATA  = POTENSI = LEGISLATIF = KAPUR SIRIH = SURAT