|
Tiga Tahun SBY-JK
Padang 20/10/2007: Pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan
Wakil Presiden M Jusuf Kalla (SBY-JK) tepat tiga tahun, Sabtu
20/10/2007. Situasi politik dan keamanan lebih stabil stabil dibanding
sebelumnya karena dikelola dengan baik. Sementara landasan kemandirian
ekonomi mulai ditata.
Wapres Jusuf Kalla
Jakarta 15/10/2007: Wakil Presiden M Jusuf Kalla menunjukkan kelugasan
dan ketulusan sebagai seorang negarawan dengan mengadakan kunjungan
silaturahmi Idul Fitri kepada sejumlah tokoh. Dimulai dengan menemui
mantan Presiden Megawati Soekarnoputri pada hari pertama Sabtu
(13/10/07) sekitar pukul 13.00, usai acara silaturahmi di kediaman
dinasnya di Jalan Diponegoro, Jakarta.
Wapres Jusuf
Kalla
Kompas 01/10/2007: Wakil Presiden Muhammad Jusuf Kalla mengatakan, tidak
ada alasan bagi Indonesia untuk kalah maju dibandingkan dengan India
atau Vietnam. Persoalannya tinggal terletak pada kepercayaan diri.
Wapres mengatakan, bangsa Indonesia harus percaya pada kemampuannya
sendiri.
Keppres UKP3R 'Diendapkan'
BERITA (Jakarta 04/11/06): Baru 35 hari dibentuk dan 18 hari bekerja, Unit Kerja
Presiden untuk Pengelolaan Program Reformasi (UKP3R) harus keluar dari
istana. Tim ahli pimpinan Marsillam Simanjuntak itu
dinonaktifkan Presiden Susilo BY setelah bertemu empat mata dengan Wakil
Presiden Jusuf Kalla. Wapres Jusuf
Kalla
Kompas 29/10/2006: Wakil Presiden RI Muhammad Jusuf Kalla kembali
menegaskan, peristiwa yang akhir-akhir ini terjadi di Poso, Sulawesi
Tengah, bukanlah konflik antar warga, melainkan tindakan teror yang
dilakukan orang-orang tidak bertanggungjawab dan menginginkan Poso
kembali rusuh. Wapres mengajak seluruh komponen bangsa untuk menjadikan
pelaku teror di Poso sebagai musuh bersama.
|
|
|
|
Wapres Jusuf
Kalla
Kompas 8/6/2006: Wakil Presiden Jusuf Kalla mengatakan Indonesia memerlukan pemimpin-pemimpin yang memiliki
gaya kepemimpinan yang kuat di tengah perubahan-perubahan mendasar dalam
kehidupan politik dan masyarakat selama delapan tahun reformasi.
Wapres Jusuf
Kalla
Kuwait City, Kompas Rabu, 18 Januari 2006 - Wakil Presiden Jusuf Kalla
menegaskan, langkah yang ditempuh pemerintah untuk mengimpor beras tidak
dimaksudkan untuk merugikan petani. Pemerintah ingin membantu masyarakat
yang lebih besar, yang menjadi konsumen, untuk bisa membeli kebutuhan
bahan kebutuhan pokok dengan harga yang terjangkau. Jusuf
Kalla
Johor Bahru, Kompas 7/05/2005: Kunjungan Wakil Presiden Jusuf Kalla ke Malaysia,
Jumat (6/5), ternyata lebih banyak mencerminkan usaha merekatkan kembali
hubungan Jakarta dan Kuala Lumpur, yang sempat tegang akibat persoalan
Ambalat.
Jusuf Kalla
Surakarta, Rabu 27/4/2005:
Ketua Umum DPP Partai Golkar Jusuf Kalla menegaskan, tidak ada satu
partai pun yang lebih solid dibandingkan Partai Golkar saat ini. "Tidak
ada partai yang lebih solid dibandingkan Golkar saat ini, artinya kita
punya kemampuan untuk bekerja dan menyelesaikan masalah berbangsa ini,"
katanya dalam sambutan pada Pembukaan Rapat Kerja Daerah (Rakerda)
Partai Golkar Jawa Tengah di Surakarta, Jateng, Rabu (27/4) malam. = Impor Beras Tak Rugikan Petani = Coba Rekatkan Hubungan Jakarta-KL
=
Golkar Lebih Solid |
|