| |
C © updated 01072007 |
|
|
|
|
|
|
|
| |
 |
|
| |
► e-ti/ricky-l |
|
| |
Nama:
Sutiyoso
Lahir:
Semarang, 6 Desember 1944
Agama:
Islam
Jabatan:
Gubernur DKI Jakarta 1997- |
|
| |
|
|
|
|
| BERITA |
|
|
 |
Sutiyoso
Bapak Pembaharuan Transportasi
Jakarta 01-07-2007: Gubernur DKI Jakarta Sutiyoso dianugerahi
penghargaan sebagai Bapak Pembaharuan Transportasi. Sutiyoso yang
menggagas dan meluncurkan pola transportasi makro (PTM) yang
mengintegrasikan empat moda transporta yakni busway, monorel, subway dan
angkutan air di Provinsi DKI Jakarta dinilai mampu melakukan terobosan
revolusioner untuk mengatasi transportasi di ibu kota.
Penganugerahan diberikan oleh Menteri Perhubungan RI Jusman Syafii
Djamal, dalam rangka HUT ke-45 Organda Tahun 2007 di Gedung Dwi Warna
Purwa Lemhannas, Jl Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Sabtu 30 Juni 2007.
Peluncuran beberapa koridor busway, sebagai salah satu moda dalam PTMJ,
telah berhasil mengubah cara pandang masyarakat di bidang transportasi
yang lebih layak dan lebih manusiawi, sehingga mendorong pengguna
kendaraan pribadi beralih ke angkutan massal. Saat dinobatkan sebagai
Bapak Pembaharuan Transportasi, itu Sutiyoso menyatakan bersyukur dan
merasa tersanjung.
Dia mengaku apa yang telah digagas dan dilaksanakannya belum maksimal
dalam menangani transportasi Jakarta secara menyeluruh. “Apa yang saya
lakukan dalam pembangunan transportasi di ibu kota belum berarti apa-apa,
serta belum mampu memenuhi seluruh keinginan dan aspirasi masyarakat
yang mendambakan pelayanan angkutan umum yang memadai,” kata Sutiyoso
merendah.
Pelaksanaan Pola Transportasi Makro yang mengintegrasikan empat moda
yakni busway, monorel, subway, dan angkutan air di Provinsi DKI Jakarta
dimulai tahun 2004 berdasarkan Keputusan Gubernur DKI Jakarta No 84
tahun 2004. Pelaksanaan PTM ini sesuai harapan masyarakat bahwa masih
perlu perbaikan lebih nyata, layak dan manusiawi dalam pelayanan jasa
transportasi di Jakarta, sehingga mampu memenuhi kebutuhan masyarakat
untuk berbagai aktivitas.
PTM dimulai dengan pengoperasian busway. Saat ini telah beroperasi
sebanyak tujuh koridor. Namun, koridor busway di Jakarta saat ini sudah
merupakan yang terpanjang di dunia, dibandingkan dengan negara-negara
lain yang memiliki transportasi busway. Menurut Sutiyoso, pengoperasian
busway dimaksudakan agar transportasi di Jakarta benar-benar lancar,
tampil representatif, tertata, dan terintegrasi sehingga ke depan
Jakarta memiliki daya saing dan memiliki angkutan umum yang dapat
dibanggakan. Sutiyoso berharap kiranya Organda berperan lebih aktif
dalam PTM dengan ikut serta menjadi subbagian operator angkutan jalan,
baik menjadi feeder maupun mengisi armada busway pada koridor-koridor
yang akan datang.
Bang Yos menjelaskan, pembaharuan transportasi di ibu kota memiliki
nilai strategis. Pertama, meningkatkan produktivitas masyarakat Jakarta
melalui kebijakan pembangunan transportasi yang pada dasarnya sama
dengan meningkatkan produktivitas nasional karena perputaran ekonomi di
Jakarta hampir 65 persen dari skala nasional. Kedua, pembaharuan
transportasi mampu menghemat konsumsi bahan bakar nasional. Karena
konsumsi premium di Jakarta sangat tinggi dilihat dari sisi populasi
kendaraan berbanding dengan jarak tempuh yang panjang. Kelancaran
transportasi akan menghemat konsumsi bahan bakar sehingga meningkatkan
saving keuangan masyarakat Jakarta.
Perihal pemberian penghargaan sebagai Bapak Pembaharuan Transportasi
kepada Gubernur Sutiyoso, Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Organda
UT Murphy Hutagalung menyatakan, sudah melalui pengkajian dari berbagai
aspek oleh tim khusus Organda. Menurut Murphy, keputusan penganugerahan
itu berdasarkan rapat pleno Organda pada bulan Mei 2007. Organda menilai
dedikasi dan sumbangsih Sutiyoso dalam melakukan terobosan transportasi
dengan meluncurkan PTM (busway dan waterway) adalah sebuah kebijakan
pemerintah daerah yang perlu ditiru daerah lain. Hal senada disampaikan
Ketua DPD Oaganda DKI Jakarta Herry Rotty bahwa Sutiyoso sangat pantas
menerima penghargaan itu karena kebijakan revolusionernya dengan
meluncurkan pola transportasi makro di Jakarta. ►e-ti
*** TokohIndonesia DotCom (Ensiklopedi Tokoh Indonesia) |
|