| |
C © updated 16042008 |
|
|
|
|
|
|
|
| |
 |
|
| |
► e-ti/ |
|
| |
Nama:
H. Syamsul Arifin, SE
Lahir:
Medan, 25 September 1952
Agama:
Islam
Jabatan:
- Gubernur Sumatera Utara terpilih
- Bupati Kabupaten Langkat, Sumatera Utara
Isteri:
Hj. Fatimah Habibi
Anak:
1. Beby Arbiana, MM (Pr)
2. Asyha Samira (Pr)
3. (Alm) Farid Anugraha (Lk)
Pendidikan:
- SD Negeri 8 Pangkalan Berandan, 1966
- SMP Negeri Pangkalan Berandan, 1969
- SMEA Negeri Pangkalan Berandan, 1972
- Fakultas Ekonomi Universitas Amir Hamzah Medan, 1996
Karir:
- 1977 s/d 1982: Anggota DPRD Kabupaten Langkat (Komisi D)
- 1982 s/d 1987: Anggota DPRD Kabupaten Langkat (Komisi D)
- 2000 s/d 2005: Bupati Langkat
- 2005 s/d 2008: Bupati Langkat
- 2008 s/d 2013: Gubernur Sumatera Utara
Organisasi:
- 1966 s/d 1969: Ketua KAPPI Rayon SMEP Negeri
- 1973 s/d 1974: Pengurus Senat Mahasiswa Kom. FE UISU di Pangkalan
Brandan
- 1974 s/d 1976: Pengurus Pertina Sumut
- 1976 s/d 1979: Ketua PENGCAB PERTINA Langkat
- 1980 s/d 1988: Ketua FKPPI Cabang Kabupaten Langkat
- 1985 s/d 1988: Wakil Sekretaris DPD KNPI Tingkat I Provinsi Sumatera
Utara
- 1988 s/d 1991: Wakil Ketua DPD KNPI Tingkat I Sumatera Utara
- 1991 s/d 1994: Wakil Ketua Wanhat Bidang Sospol PD II FKPPI Tt I
Sumatera Utara
- 1989 s/d 1994: Dewan Penasehat DPD AMPI Sumatera Utara
- 1991 s/d 1994: Ketua DPD KNPI Sumatera Utara
- 1998 s/d 2001: Ketua Majelis Pemuda Indonesia KNPI Tingkat I Sumatera
Utara
- 1981 s/d 1984: Wakil Ketua Kerukunan Usahawan Menengah (KUKMI) Kab.
Langkat
- 1983 s/d 1986: Pembina DP HIPPI Kabupaten Langkat
- 1983 s/d 1988: Wakil Ketua DPD Golkar Dati II Kabupaten Langkat
- 1983 s/d 1988: Bendahara Majelis Adat Budaya Melayu Indonesia Sumatera
Utara
- 1987 s/d 1992: Wakil Ketua DPD KUKMI Sumatera Utara
- 1988 s/d 1993: Wakil Ketua DPD Golkar Dati II Kabupaten Langkat
- 1990 s/d 1993: Wanhat KADIN Kabupaten Langkat
- 2001 s/d sekar: Ketua Umum KONI Langkat
- 2001 s/d sekar: Ketua Forum Konsultasi Daerah Penghasil Migas
- 2005 s/d 2009: Ketua PB MABMI
- 2003 s/d sekar: Ketua Pembina Yayasan Pesantren Ulumul Qur’an Stabat
Alamat:
Jln. Proklamasi No. 41, Stabat
Telp/Fax: 061 – 8910300
|
|
| |
|
|
|
|
| SYAMSUL ARIFIN HOME |
|
|
 |
Syamsul Arifin
Gubernur Sumut 2008-2013
Gubernur Sumatera Utara Syamsul Arifin mengingatkan para pegawai bahwa
untuk melayani masyarakat kuncinya harus disiplin, baik waktu maupun
tanggung jawab. Untuk melakukan perubahan di jajaran stafnya, ia
mengatakan tidak perlu dengan teori-teori baris-berbaris atau outbond,
tetapi hanya dengan menyentuh hatinya untuk kerja giat.
Syamsul Arifin-Gatot Pujo Nugroho dilantik Menteri Dalam Negeri
Mardiyanto sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatera Utara 2008-2013,
Senin 16 Juni 2008 di Medan. Pelantikan dilakukan dalam sidang paripurna
DPRD yang dipimpin Ketua DPRD Sumatera Utara (Sumut) Abdul Wahab
Dalimunthe.
Para kandidat gubernur Sumut lainnya, RE Siahaan, Ali Umri, dan Wahab
Dalimunthe, kecuali Tritamtomo, hadir mengikuti acara tersebut. Juga
hadir Menteri Negara Urusan Koperasi dan Usaha Kecil Menengah
Suryadharma Ali, Menteri Sosial Bachtiar Chamsyah, Wakil Ketua MPR Aksa
Mahmud, serta Wakil Jaksa Agung Muchtar Arifin.
Mendagri Mardiyanto menekankan, Gubernur dan Wakil Gubernur Sumut
sepatutnya selalu memerhatikan transparansi dalam mengelola keuangan
daerah dan memberi dukungan maksimal terhadap upaya peniadaan korupsi,
khususnya dalam pengadaan barang dan jasa.
Mendagri berharap gubernur dan wakil gubernur juga harus mengambil
langkah maksimal dalam penegakan hukum dan upaya peniadaan korupsi.
Sehari sesudah dilantik, Gubernur Sumatera Utara Syamsul Arifin
menyatakan akan melakukan penggantian pegawai atau reshuffle di
lingkungan Pemprov Sumut sesuai asas kelayakan dan kepatutan. Meski
demikian, ia membantah hal itu sebagai balas budi untuk tim suksesnya.
Ia juga mempertimbangkan Peraturan Pemerintah Nomor 41 Tahun 2007
tentang Organisasi Perangkat Daerah dan masukan dari Badan Pertimbangan
Jabatan dan Kepangkatan (Baperjakat).
Syamsul menyatakan, hanya orang picik yang menggantikan pegawai karena
menjadi tim sukses dirinya atau bukan.
”Saya ini memulai memimpin dari kecamatan hingga jadi orang nomor satu (di
Sumut). Jika asas itu yang dianut (tim sukses), saya gagal,” ujar
Syamsul kepada wartawan selepas apel perdana dengan jajaran pegawai
Pemerintah Provinsi Sumut.
Mobil dinas
Syamsul memilih mobil dinas jenis Toyota Prado yang harganya Rp 600
juta-Rp 700 juta, kelas yang lebih rendah dari yang ditentukan Bagian
Perlengkapan Provinsi Sumut, yakni Toyota Land Cruiser yang harganya Rp
650 juta-Rp 1,4 miliar tergantung jenisnya. Adapun Wakil Gubernur Sumut
Gatot Pujo Nugroho yang awalnya akan menggunakan Toyota Prado memilih
menggunakan jenis Toyota Harrier yang harganya sekitar Rp 500 juta.
Humas Pemerintah Provinsi Sumut ML Tobing mengatakan, sudah
mengkonfirmasikan ke Bagian Perlengkapan dan memang dinyatakan gubernur
memilih jenis mobil seri lebih rendah meskipun ada anggaran untuk seri
lebih tinggi.
Hari pertama menjadi gubernur, Syamsul melantik Direktur Bank Sumut Gus
Irawan Pasaribu. Kemudian gubernur bertolak ke Banten untuk menghadiri
pembukaan MTQ Nasional di provinsi itu.
Dua tempat
Menurut ML Tobing, gubernur akan berkantor di dua tempat. Gedung lama
gubernuran akan digunakan Syamsul untuk berkantor sehari-hari dan
menerima masyarakat Sumut.
Akan tetapi, untuk menerima tamu-tamu pemerintahan, terutama tamu dari
Jakarta, gubernur menggunakan lantai 10 gedung gubernur. Sementara wakil
gubernur tetap berkantor di lantai sembilan.
Gubernur juga akan menempati rumah dinas di Jalan Sudirman, sementara
Wakil Gubernur tinggal di rumah dinas di Kompleks Setiabudi, Jalan Cycas
Raya Blok RR.
Rumah ini sudah lama tidak ditempati pasca-meninggalnya Rizal Nurdin.
Rudolf Pardede menggunakan rumah untuk menerima tamu. ►TI/Doan Adikara Pudan
*** TokohIndonesia DotCom (Ensiklopedi Tokoh Indonesia)
|
|