|
►Index
►35 ►34 ►33 ►25 ►32 ►31 ►30 ►29 ►28
►27
►26
►25
►24
►23
►22
►21
►20
►19
►18 ►17
►16
►15
►14
►13
►12
►11
►10
►09
►08
►07
►06
►05
►04
►03
►02
►01
►EDISI KHUSUS
►P2005
MAJALAH TOKOH INDONESIA 27
TOKOH UTAMA:
Setia Mangunsong (01)
Dia seorang dari
sedikit PNS yang kreatif dan inovatif serta lebih mengejar prestasi
daripada status. Setia Mangunsong, Direktur Standarisasi dan Akreditasi,
Departemen Kelautan dan Perikanan (DKP) adalah perancang bangun cetak
biru manajemen standar pengawasan mutu industri perikanan nasional.
..................................
.……….....……...8
Setia Mangunsong (02)
Dahulu, setamat SMA tahun 1969 Setia Mangunsong pernah mencoba masuk
Akabri bagian Kepolisian namun kalah. Seandainya saja setelah itu ia
bersedia mengikuti saran mantan penguji, untuk mau mengulang kembali
testing masuk Akabri di tahun berikutnya (1970), setelah pada kesempatan
pertama (1969) dinyatakan tidak lulus, mungkin ia menjadi tak memiliki
kesempatan untuk mendesain, merancang, hingga melahirkan sebuah konsep
terpadu tentang sistem manajemen mutu pengolahan hasil perikanan
..............................................................11
Sebagai birokrat sejati Setia Mangunsong tak hirau posisinya selama 14
tahun tetap sama sebagai Kepala Seksi, setara pejabat Eselon IV. Tapi
selama “dipendam” di situ hikmah besar dia raih, dengan menghasilkan
sebuah mahakarya berupa ”Sistem Manajemen Mutu Hasil Perikanan” ...................................12
Setia Mangunsong (03)
Sejak tahun 1975 Indonesia sudah memiliki roadmap atau peta perjalanan
sistem manajemen mutu pengolahan hasil perikanan. Roadmap ini mampu
menjangkau peta persaingan pemasaran perikanan internasional di masa
depan, supaya manajemen pengawasan mutu dapat berjalan lebih efektif,
efisien, berbiaya murah, serta membutuhkan waktu singkat dan menawarkan
berbagai pilihan alternatif. .............................. ……..16
BIOGRAFI:
Setia Mangunsong (04)
Pekerja Keras yang Tekun Belajar dan Berdoa. “Saya ini mau jadi apa?”
Pertanyaan ini terus saja menggelayut dalam hati Setia Mangunsong, anak
petani dari Balige, mengingat kondisi ekonomi keluarga.
...................…........................................................22
Setia Mangunsong (06)
Keluarga
besar Setia Mangunsong merupakan aktivis gereja dan pejuang pada
masanya. Bahkan, ada yang pernah sangat dekat dan ikut berjuang dengan
Pahlawan Nasional Raja Sisingamangaraja XII.
......................................................…................27
Setia Mangunsong (05)
Kandidat Doktor Perencanaan Pembangunan Kelautan dan Perikanan ini
berkehendak menganalisa sejumlah kebijakan penting yang pernah
pemerintah keluarkan di bidang perikanan. Analisa dikaitkan dengan
prospek bagaimana memenangkan persaingan perdagangan perikanan di pasar
global, dilihat dari aspek pengawasan mutu. .……………….…..…………………..30
Setia Mangunsong (07)
Terbentuknya image sebagai guru di bidang pengawasan mutu hasil
perikanan, tak terlepas dari kegandrungan Setia Mangunsong mengikuti
sejumlah pelatihan berskala internasional, yang diikuti kunjungan
langsung ke pabrik-pabrik perikanan di luar negeri. Dua diantaranya
menyisakan cerita menarik yang tak akan pernah ia lupakan
.......................................33
VISI, MISI, OBSESI:
Setia Mangunsong (7)
Kalau kita sudah mempunyai product image yang bagus di luar negeri, atau
kita bisa menciptakan produk berkualitas prima, dapat dipastikan
konsumen akan mengejar kita sampai ke Indonesia sini. Negara importir
mintanya pastilah akan ke sini. Kata-kata tersebut meluncur dari Setia
Mangunsong, kepada Majalah Tokoh Indonesia.
.................................................................. 35
WAWANCARA:
Setia Mangunsong
(08)
Departemen Kelautan dan Perikanan (DKP) di bawah kepemimpinan Freddy
Numberi, seorang purnawirawan TNI Angkatan Laut dengan pangkat terakhir
Laksamana Madya, giat melakukan perbaikan demi perbaikan yang,
didasarkan atas tekad bulat untuk mengembalikan kejayaan kebaharian
kita. .... 37
DEPTHNEWS:
Departemen Kelautan dan Perikanan (DKP) di bawah kepemimpinan
Laksamana Madya (Purn) Freddy Numberi bertekad mengembalikan kejayaan
Indonesia sebagai Negara Bahari.
......................................................................................................
6
KAPUR SIRIH: Manajemen, selain sering disebut sebagai ilmu dan skill, adalah juga
dianggap sebagai suatu seni tersendiri. Karena itu, merancang manajemen
mutu hasil perikanan, pastilah membutuhkan syarat yang lebih luas.
Perancangnya pun, selain berilmu, dan terampil secara manajerial, adalah
juga seniman yang, karena kemampuannya, sampai-sampai bisa menghasilkan
sebuah mahakarya ataumasterpiece yang sangat berguna bagi semua.
............................................................................
4
Surat dan Komentar
....................... 3 |